Yakobus

Perkenalan: Yakobus

James Social Media Image - 05

Saat Anda membaca kitab Yakobus di Perjanjian Baru, Anda membaca tulisan dari adik (duniawi) Yesus. Betapa luar biasanya dapat membaca kata-kata yang ditulis oleh seseorang yang tumbuh bersama serumah dengan Tuhan kita.

Yakobus tidak pernah terdaftar sebagai salah satu pengikut Yesus selama pelayanannya di dunia. Bahkan kita tidak tahu banyak tentang dia sampai masa dewasanya. Ini mungkin karena Yakobus tidak menjadi orang percaya sampai pada saat kebangkitan Kristus (Yohanes 7:3-5; Kisah Para Rasul 1:14).

Jadi apa yang kita ketahui tentang Yakobus, adik Yesus ini? Dia memegang peran kepemimpinan penting di gereja (Galatia 2:9) dan dari sejarah gereja, kita tahu dia adalah bagian dari majelis oikumene pertama jemaat mula-mula, yang dipanggil untuk menangani beberapa kasus ajaran sesat di dalam jemaat mula-mula. Pemimpin majelis ini adalah Yakobus, bukan Petrus atau Paulus.

Yakobus dikenal sebagai pria yang adil dan cinta kebenaran. Tradisi mengatakan lututnya seperti lutut onta karena dia banyak berlutut untuk berdoa. Jadi nama panggilannya adalah Yakobus si Adil, atau Yakobus si Benar.

Sekitar 50 AD, Roh Kudus menginspirasi Yakobus untuk menulis buku. Karena Yakobus dan Yesus berasal dari keluarga yang sama, Anda akan mengira bukunya ditulis seperti salah satu kitab Injil yang bercerita tentang kakaknya yang Ilahi. Namun Yakobus sama sekali tidak pernah berkata, “dan Yesus berkata…” atau “Yesus melakukan…” Melainkan, gaya tulisannya seperti bacaan hikmat yang dapat kita temukan dalam kitab Amsal.
R.C. Sproul berkata bahwa tulisan Yakobus mirip dengan cara Yesus mengajar, tidak dengan kuliah panjang, tapi pengajaran-pengajaran pendek. Kitab Yakobus tidak panjang, tapi Yakobus mengajar beberapa topik yang berbeda. Seperti Yesus, ia berbicara pada kita tentang penderitaan, kekuatan doa, pentingnya mengontrol lidah, dan bahaya kekayaan.

Jika kita membandingkan tulisan Paulus dengan tulisan Yakobus, kita melihat bahwa tulisan Paulus, meskipun praktis, lebih berfokus pada “orthodoxy” (pemikiran yang benar). Yakobus sebalaiknya, berfokus pada “orthopraxy” (hidup yang benar). Fokusnya adalah pada hati kita dan tangan kita, lebih dari hati dan pikiran kita. Namun jangan salah mengerti; teologi dan kesalehan penting untuk hidup Kekristenan yang kuat. Anda tidak dapat hidup benar jika Anda tidak berpikir benar. Doktrin yang benar, diterima dengan iman, membawa kesetiaan yang benar.

Karena penekanan Yakobus adalah pada apa yang kita lakukan, banyak orang yang salah mengerti kitab ini. Sebagian percaya kita dapat membeli atau menjaga kasih dan kemurahan Tuhan lewat pekerjaan kita. Ini tidak benar dan dapat membawa kita jauh dari Injil. Orang percaya yang membaca kitab Yakobus dengan cara ini akan berhadapan dengan dua masalah dasar: keputusasaan, atau kesombongan. Jika Anda percaya bahwa Tuhan menerima Anda berdasarkan perilaku, Anda akan putus asa dan dengan cepat menyerah saat Anda gagal (dan kita sering gagal). Jika Anda tidak berputus asa dalam kegagalan, Anda akan bergumul dengan kesombongan dalam keberhasilan.

Cara yang tepat membaca kitab Yakobus adalah dengan kacamata Injil. Tanpa Injil, kita akan memiliki fokus yang salah saat membaca kitab ini. Yakobus adalah gambaran kehidupan Kristen yang sempurna. Tidak ada seorangpun yang sempurna, tidak satupun (Roma 3:23). Jadi, ganti dari putus asa saat gagal, kita perlu memandang Yesus yang menjalani hidup yang sempurna bagi kita, dan bersukacita bahawa dalam Dia, semua dosa kita sudah diampuni. Dan sebagai ganti dari kesombongan saat kita berhasil, kita perlu bersyukur bahwa Kristus bekerja dalam kita.

Yakobus menantang kita untuk tidak hanya berbicara, namun melakukan; menghidupi iman kita dalam pengejaran sejati akan kekudusan. Saat Anda mempelajari buku ini, carilah kesempatan untuk diperhadapakan dengan kelemahan Anda, dan bertobat, dihiburr oleh anugerah kasih Kristus yang besar, dan termotivasi untuk hidup saleh dalam kekuatan-Nya dan untuk kemuliaan-Nya.


Selamat 4 minggu, bersama-sama kita akan menemukan kebenaran Allah sambil mendalami Firman-Nya yang hidup dalam buku jurnal pendalaman Alkitab – kitab Yakobus ini.

Dan di dalam setiap buku jurnal pendalaman kami tersedia:

  • sebuah resep makasan internasional
  • Halaman untuk Renungan SOAP untuk menolong Anda berinteraksi dengan Firman Tuhan setiap hari
  • Ayat – ayat hafalan
  • Pertanyaan diskusi dan refleksi
  • Halaman Tanggapan
  • Halaman Doa dan masih banyak lagi!

FrontCover_INDONESIAN

Buku Pendalaman Alkitab dalam bahasa Indonesia ini dapat Anda beli di toko buku online Amazon.

James Social Media Image - 11

Buku Pendalaman Alkitab Yakobus juga tersedia dalam bahasa Inggris untuk Wanita dan Anak-anak yang dapat Anda peroleh juga di Amazon.

SaveSave

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s