Uncategorized

Pendahuluan: Berjalan Dalam Hikmat

berjalandalamhikmat-banner

Anda tidak perlu hidup cukup lama hanya untuk mengetahui begitu banyak pilihan dalam hidup ini, dan pilihan-pilihan itu memiliki konsekuensi-konsekuensi juga. Beberapa pilihan adalah dasar seperti apa yang harus kita makan nanti siang, dan pilihan-pilihan yang lain memiliki komitmen yang berat yang dapat mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain, pekerjaan kita, keuangan kita, dan masa depan kita. Dari semenjak kita masih bayi sampai kita mencapai hari akhir kita di muka bumi ini, setiap pagi kita bangun dengan dua jalan di depan kita untuk kita memilih: jalan yang bodoh, dan jalan yang bijak.

Kitab Amsal menempatkan kita berhadapan dengan kebijaksaan dan kebodohan dengan akibat-akibat hasil dari mengikuti jalan mereka. Sebuah koleksi ungkapan-ungkapan yang kebanyakan di tulis oleh Raja Salomo, kitab ini bersifat pribadi, tidak nyaman dan terbuka, dan serius dalam menunjukkan kepada kita semua godaan-godaan duniawi terbesar yang mengancam untuk menuntun kita ke jalan kehancuran dan jauh dari jalan yang dimana kita dapat berjalan di dalam Hikmat yang Tuhan telah tentukan bagi kita semua.

Dalam pendalaman Firman Tuhan ini selama 6 minggu, Anda akan melihat bahwa rencana bacaan Alkitab ini akan menuntun kita melewati satu topik di dalam Kitab Amsal, diawali dengan minggu pertama Sumber Hikmat. Kita akan berjalan melewati peribahasa-peribahasa yang sungguh-sungguh akan menunjukkna kepada kita hikmat dalam berbicara, hubungan kita dengan orang lain, pekerjaan kita, dan kekayaan kita, dan akhirnya kita akan menemukan bagaimana kita dapat menerapkan hikmat ini saat kita dalam godaan. Kita akan mengakhiri pendalaman Alkitab kita ini dengan melihat pada buah-buah hasil dari berjalan di dalam hikmat. Doa kami adalah lewat pendahuluan ini Anda dapat merasa pentingnya untuk mendalami kitab Amsal ini dan bersama-sama kita belajar sampai akhir pendalama kitab ini.

Satu hal yang penting untuk diingat adalah saat kita mendalami kitab Amsal ini, semua yang tertulis adalah lebih ke prinsip dan praktek, daripada janji-janji. Janji-janji Tuhan terjamin, sedangkan prinsip dan praktek lebih fokus kepada kebenaran umum. Orang Tua yang melatih anak-anak mereka di jalan yang benar (Amsal 22:6) akan sering melihat buah-buah dari anak-anak mereka berjalan di dalam hikmat Tuhan pada saat mereka dewasa. Sedangkan, karena Amsal bukanlah janji-janji dan kita hidup di dalam duani yang sudah jatuh ke dalam dosa, terkadang sekalipun orang tua yang paling rajin dan setia melakukan itu tidak hidup dalam kenyataan ini.

Sambil mempersiapkan diri kita untuk memulai pendalaman Firman ini, ada dua ayat yang terkenal yang menggambarkan kitab Amsal ini. Kitab ini berisikan hikmat-hikmat yang diinspirasikan oleh Allah sendiri yang dapat kita terapkan dalam setiap aspek kehidupan kita. Ayat-ayat ini merangkumkan bagikan kita keseluruhan tujuan yang lebih besar:

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Akuilah Dia dalam segala lakumu,
maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Amsal 3:5-6

Percaya kepada Tuhan daripada pengertian kita sendiri: inilah tujuan akhir dimana kitab Amsal ini akan membawa kita. Tuhan adalah sumber dari segala hikmat, Ia menggunakan perumpamaan-perumpamaan di dalam kitab ini untuk menunjukkan kepada kita jalan kepada hikmat, dan Ia akan menyatakan kepada kita buah-buah hasil dari perjalan di dalam hikmat yang besar ini… jadi kepercayaan kita yang terutama bukanlah di dalam jalan-jalan kita yang tidak pasti, tetapi secara aman terdapat di dalam Tuhan.

“Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada Tuhan,
aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.”
Amsal 22:19

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s