Uncategorized

Minggu – Rabu “Duduk dan beristirahatlah, kau yang lelah. Tuhan telah melakukannya, sekali untuk selamanya…

w3 wed.jpg

WK3D3<img class=”aligncenter size-full wp-image-33296″ src=”http://i1.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/08/WK3D3.jpg?resize=900%2C900″ alt=”WK3D3″ srcset=”http://i1.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/08/WK3D3.jpg?w=900 900w, http://i1.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/08/WK3D3.jpg?resize=150%2C150 150w, http://i1.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/08/WK3D3.jpg?resize=500%2C500 500w” sizes=”(max-width: 900px) 100vw, 900px” data-recalc-dims=”1″/>

9:24 Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat  Allah guna kepentingan kita. 9:25 Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.  9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan  diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,  9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan  kepada mereka, yang menantikan Dia.  – Ibrani 9:24-28

Saya melihat Anda berjalan tertunduk. Anda perempuan yang tidak dapat memaafkan diri karena kesalahan bodoh itu, saat lemah yang membuat Anda tidak berjaga diri di tahun-tahun lalu itu.

Saya melihat Anda bergegas masuk ke kafe kopi, membawa beban dunia di pundak Anda. Anda perempuan yang tidak dapat mengampuni luka yang Anda buat, hubungan yang Anda hancurkan, rasa sakit yang tinggal.

Saya melihat Anda bersembunyi di kampus, dengan mata yang tak akan menatap mata saya. Anda perempuan yang tidak merasa berharga karena rasa malu yang Anda bawa.

Saya melihat Anda mengalami saat sulit di gereja, dengan air mata yang kembali minggu demi minggu, kotbah demi kotbah. Anda perempuan yang tidak dapat menerima ada Tuhan yang tahu segala sesuatu tentang Anda, namun masih mengasihi dan menawarkan pengampunan sekali untuk selamanya.

Dahulu saya seperti Anda.

Saya berbaring di kasur saya saat masih kecil, meminta pengampunan untuk dosa yang sama berulang-ulang kali karena saya tidak percaya saya bisa diampuni. Saya berjuang dengan memori, kesalahan , kompromi, pikiran, motivasi di masa lalu. Saya terobsesi dengan apa yang tidak dapat saya ubah, dan dengan gugup bekerja untuk menggantikan versi diri saya yang lama dengan yang baru. Saya menghabiskan malam-malam berpikir, berlatih, dan berdoa untuk kesempatan bahwa jika makin banyak yang saya bisa tawarkan, makin banyak dosa yang akan dihapuskan.

Lelah. Tidak puas. Tidak pernah selesai.

Para imam di Perjanjian Lama pasti merasa sepeti ini. “Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban  yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa” (Ibrani 10:11).

Berdiri. Selalu mengulang. Tidak pernah beristirahat. Tidak pernah selesai.

[Sebelum jaman Kristus, hukum mengharuskan binatang dikorbankan sebagai pengampunan dosa. Namun ini sungguh sementara dan tidak sempurna. Satu dosa lagi artinya binatang dikorbankan lagi. Ini adalah pengingat dari siklus yang tidak kunjung berakhir dari keadaan kita yang binasa. Dan ini adalah gambaran yang penting akan Raja kita yang datang…]

Cukup.

Duduk dan beristirahatlah, kau yang lelah. Yesus telah melakukannya, sekali dan untuk selamanya.

Kita berjuang dan berjuang lepas dari Tuhan, kehilangan sukacita dan bergumul untuk hidup di dunia yang berlawanan dengan tujuan kita diciptakan – lupa bahwa Juruselamat kita telah datang. Ini waktunya kita meletakkan yang lama dan mulai hidup dalam kebebasan yang baru:

Dulu ada banyak imam. Sekarang Yesus adalah satu-satunya Imam Besar kita.

Dulu ada bnyak korban. Sekarang Kristus adalah korban yang menghapuskan dosa kita, sekali untuk selamanya.

Dulu apa pengingat terus menerus dan beban hukum taurat. Sekarang Kristus telah memberikan pengampunan sempurna melalui anugerahnya yang bebas dan berlimpah.

Dulu ada orang-orang yang berdiri dan berjuang. Sekarang Kristus duduk di tangan kanan Tuhan sebagai pendukung kita, menunggu untuk membela kita.

Hari ini bisa menjadi hari yang berbeda, karena Yesus datang dan mengubah segala sesuatu.

 

Angkat kepalamu, pendosa yang lelah, sungai itu di hadapanmu

Di jalan pengampunan, keselamatan menunggu

Kau bangun tembok besar dengan tinggi 10.000 beban

Kasih ada disini mengangkatmu, disini mengangkatmu tinggi

Jika kau terhilang dan mengembara

Datang seperti anak bungsu yang lari

Lihat dinding mulai runtuh

Biarkan pintu kemuliaan terbuka lebar

  • Crowder

 

Duduk dan beristirahatlah, kau yang lelah. Yesus telah melakukannya, sekali dan untuk selamanya.

Di kaki-Nya,

Whitney

<img class=”wp-image-31454 align left” src=”http://i2.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/04/Whitney-signature.jpg?resize=268%2C104″ alt=”Whitney signature” srcset=”http://i2.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/04/Whitney-signature.jpg?w=600 600w, http://i2.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/04/Whitney-signature.jpg?resize=500%2C194 500w, http://i2.wp.com/lovegodgreatly.com/wp-content/uploads/2016/04/Whitney-signature.jpg?resize=510%2C198 510w” sizes=”(max-width: 268px) 100vw, 268px” data-recalc-dims=”1″/>

*Mari berbincang: Hari ini, apakah Anda siap untuk mengangkat kepala dan menyambut pengampunan Tuhan – mungkin untuk pertama kali dalam hidup Anda? Kami rindu berdoa dengan Anda di halaman komentar di bawah ini…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s