Uncategorized

Minggu 2 – Jumat “Jika Umatku.. Jika Anak-anak Perempuanku”

w2-fri

w2d5.jpg

Sahabat,

Membaca 2 Tawarikh 7:14 mengingatkan saya betapa besar Tuhan kita! Seperti Bapa yang pengasih, Ia membuat jalan pengampunan.

Saya senang bagaimana Dia memulai… Dia mengingatkan kita siapa kita.

Kita milik-Nya.

Kita terpanggil oleh nama-Nya.

Tidak ada kesalahan milik siapa kita… bahkan dalam kesalahan kita, bahkan dalam pemberontakan kita… bahkan dalam dosa kita… kita adalah milik-Nya.

Saya berdoa dari 2 Tawarikh 7:14 berulang kali dalam beberapa tahun terakhir ini, dan lebih lagi menjelang pemilihan presiden.

Bapa, ampuni kami. Pulihkan tanah air kami… pulihkan rumah kami.. pulihkan hati kami.

Kami telah berpaling dari Engkau.

Sebagai anak-anak perempuan-Mu, yang membawa nama-Mu, kami memilih dengan memikirkan keuangan kami, dan bukan apa yang sesama kami butuhkan… ampunilah kami.

Sebagai anak-anak perempuan-Mu, kami memilih politisi yang tidak menghargai hidup dan nyawa anak-anak. Kami yang Engkau anugerahi untuk membawa kehidupan di dalam kami… untuk menyaksikan keajaiban hidup, kami membuat ilmu pengetahuan menjadi ilah kami, dan mengijinkan suara-suara yang tidak mengenal Engkau menentukan kapan hidup dimulai… ampunilah kami.

Jika kematian ditandai dengan berhentinya detak jantung, bukan kehidupan dimulai pada saat yang sama?

Sebagai anak-anak perempuan-mu, kami mengijinkan rasisme memenuhi rumah kami, gereja kami, dan hati kami. Bukankah kami Tubuh Kristus? Bukankah setiap tubuh sama pentingnya… tangan tidak dapat berkata kaki, “Aku tidak memerlukanmu,” jadi perempuan kulit putih Amerika/African-American/Asian/Hispanik tidak dapat berkata kepada perempuan lain “Aku tidak memerlukanmu.” Kita memerlukan satu sama lain. Kita diciptakan dalam gambar Tuhan dan ketika kita merendahkan satu ras dan meninggikan yang lain, kita mencoreng kemuliaan Tuhan. Ampunilah kami, Yesus.

Bukankah darah-Mu tercurah bagi kami semua?

Sebagai anak-anak perempuan-Mu, kami mengijinkan diri kami menjadi sibuk, dan bukannya menyembah Engkau, kami menyembah karya kami bagi-Mu.. ampunilah kami karena meletakkan pengorbanan dan karya kami diatas hubungan kami dengan Engkau.

Sebagai anak-anak perempuan-mu, kami telah menggantikan Engkau dengan banyak ilah dalam hidup kami… ilah uang, ketenaran, kesenangan, keamanan, harta milik, makanan, perkenan orang lain, dan masih banyak lagi… ampunilah kami.

 

Sahabat, kita adalah bangsa Israel jaman modern. Tuhan telah melakukan banyak hal ajaib dalam hidup, keluarga, dan bangsa kita… dan kita lupa. Kita berpaling pada ilah palsu untuk menemukan jawaban, harga diri, harapan, dan masa depan kita.

Dan kita telah mendukakan hati Dia yang berkorban bagi kita.

Sampai ada Pertobatan – tidak akan ada Perbedaan, tidak akan ada Pembebasan, tidak akan ada Kebangkitan.  Tidak akan ada yang berubah kecuali kita mengubah sesuatu.- Ann Voskamp

Namun Tuhan dalam belas kasihan-Nya yang besar sekali lagi mengulurkan pengampunan dan memberikan kita 2 Tawarikh 7:14, dan apa yang Dia katakana?

  1. Rendahkan dirimu – Apa artinya? Artinya kita menyadari kita bukan Tuhan. Kita berbuat kesalahan. Kita tidak mengerti segala sesuatu. Kita berdosa dan memilih jalan kita sendiri, bukan jalan-Nya.
  2. Berdoalah kepada-Ku – Akui kekuranganmu dan mintalah pengampunan Tuhan. Akui kesalahan kita dan bertanggung jawab.
  3. Carilah Aku – Jangan berpaling dari Tuhan karena dosa kita, namun kita harus berpaling kepada Tuhan, mencari Dia, pertolongan-Nya, belas kasihan-Nya, dan kehendak-Nya, dan bukan kehendak kita sendiri.
  4. Berpaling dari dosa dan berbalik kepada-Ku – Kita harus mempraktekkan kata-kata kita menjadi tindakan dan perubahan. Kata-kata menjadi tidak bermakna jika tidak diikuti dengan perubahan tindakan.

Sahabat, pandanglah belas kasihan Tuhan saat kita merendahkan diri kita, berdoa, mencari Dia, dan berpaling kepada-Nya…

“maka aku akan mendengar dari sorga, mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” 2 Tawarikh 7:14

Mendengar, mengampuni, memulihkan… kita tidak boleh lupa kita melayaniTuhan yang SUCI dan penuh anugerah!

Dia adalah Bapa yang berlari pada si anak bungsu yang menghabiskan hartanya, saat Dia melihat anaknya dari kejauhan.

Dia adalah pribadi yang membungkuk merendah bersama wanita yang kedapatan berbuah jinah… menatap matanya saat tidak ada seorangpun melakukannya, dan memberikan padanya apa yang sangat dibutuhkan hatinya.. pengampunan.

“Anugerah Tuhan tidak datang dari tempat yang jauh atau dari Juru Selamat yang tidak terjangkau. Anugerah-Nya tidak goyah atau dicemari oleh ketidaksempurnaan manusia. Tidak. Karena Yesus, anugerah ini datang dari Tuhan yang mudah didatangi, Bapa penuh belas kasihan yang kerinduan hatinya adalah mendengarkan kita membisikkan nama-Nya dan siap menyambut kita dengan tangan terbuka. “Whitney Daugherty, You Are Forgiven/Engkau Diampuni, halaman 40.

Sahabat yang kekasih, sekaranglah waktunya untuk merendahkan diri kita, mengakui dimana kita telah menyimpang, mencari Dia yang terlebih dahulu mencari kita, dan dengan kuasa-Nya… berpaling dari dosa kita, menyambut pengampunan-Nya, dan hidup sebagai anak dari Raja segala raja!

Kita tidak boleh lupa… dengan Yesus selalu ada harapan.

“Kita akan menjadi orang yang kuat dan berani, yang setiap pagi bertobat dari ketakutan, ilah, dosa, dan kekacauan kita karena tidak akan ada regenerasi di generasi ini sampai ada pertobatan di wajah kita, karena kita tidak dapat menang dalam pertempuran dengan hati pemberontak, jadi biarlah gerakan pertobatan menggerakkan kita sehingga Ia mendengar dari surga dan memulihkan negeri kita.” – Ann Voskamp

Yesus yang baik, ampunilah kami. Kami berdosa terhadap Engkau, menuruti diri kami, memilih jalan kami sendiri, dan lebih menghargai hikmat diri sendiri dan bukan hikmat-mu. Yesus, mampukan kami untuk berubah, untuk menjadi perubahan itu… untuk menjadi berani, mengasihi dengan dalam, mengampuni seperti Engkau mengampuni kami dan tolonglah Tuhan, pulihkan negeri kami.

 

Quote 17

Cinta Tuhan Sesungguhnya!

-Angela

Mari Berbincang: Akankah Anda berkomitmen untuk berdoa bagi bangsa kita setiap hari? Bagikan doa Anda dengan kami hari ini!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s