Uncategorized

Minggu 2 – Rabu “Tanya jawab tentang Pertobatan”

w2 wed.jpg

Beberapa waktu lalu saya menulis posting tentang pertobatan. Saya tidak ingin mengulangnya, jadi saya mendorong Anda membacanya jika Anda ingin memahami lebih jelas apa itu pengampunan dan bagian-bagian dari pengampunan.

Hari ini saya ingin melakukan sedikit Tanya jawab tentang pertobatan:

Apa itu pertobatan?

Saya akan memberi Anda definisi favorit saya (Anda dapat menemukan diskusi lebih detil dari definisi tersebut disini.)

James P. Boyce (1886) memberikan definisi sederhana dan akurat. Dia berkata “Pertobatan adalah kesedihan karena dosa, disertai dengan tekad, dengan pertolongan Tuhan, untuk tidak berdosa lagi.”

Apa fungsi pertobatan?

Untuk orang yang tidak percaya, pertobatan membawa pengampunan Tuhan. Pertobatan mengakui bahwa kita pendosa dan butuh diselamatkan.

Dalam hidup orang percaya, pertobatan membuat mata kita tetap jelas melihat apa itu dosa. Pertobatan juga membuat kita tetap jelas melihat buruknya akibat dosa. Pertobatan mematikan kesombongan, menjaga hati kita tetap lembut sehingga kepahitan dan kekerasan hati tidak merayap masuk, dan pertobatan mengakui kebutuhan kita akan Yesus.

Apa itu pertobatan semu?

Terkadang kita bertanya apakah pertobatan kita sejati atau semu. Pertobatan semu terlihat dari perubahan tindakan tanpa perubahan hati. Pertobatan semu tahu kata-kata tepat untuk diucapkan namun tidak bersungguh-sungguh memaknainya. Pertobatan semu membuat kita sesaat merasa bersalah namun setelah itu tidak lagi menganggu kita. Pertobatan semu berpikir bahwa kita akan mendapatkan nilai dari Tuhan atau percaya bahwa bertobat membuat Tuhan lebih mengasihi kita.

Bisakah kita bertobat dengan kekuatan sendiri?

Pertobatan adalah karya Roh Kudus. Pertama-tama Roh Kudus memberikan kita sifat baru sehingga kita ingin bertobat, dan kemudian memberi kita kuasa untuk sungguh-sungguh bertobat. Terkadang Roh Kudus mengusik hati nurani kita dan membawa kita pada pertobatan.

“Kita tidak dapat mengadakan pertobatan kita sendiri. Bahkan pertobatanpun karunia Tuhan dan datang dari hati yang diperbarui dan karya Roh Kudus.”
– C.H. Spurgeon

Apa yang mendorong pertobatan?

Kita berpikir bahwa jika kita berfokus pada dosa kita, kita akan merasa bersalah. Namun yang harus menjadi pusat perhatian kita adalah Kristus dan harga pengorbanannya. Ini akan mendorong pertobatan, memberi kita harapan dan sukacita pada saat yang sama.

Waktu yang kita habiskan dalam Firman juga mendorong pertobatan, karena dalam Firman Tuhan kita melihat keindahan Yesus dan buruknya dosa. Kita juga melihat kuasa Roh Kudus dan belajar bahwa kita tidak dipanggil untuk bertobat atau melawan dosa seorang diri.

Dia yang mati bagi Anda dapat, dengan Roh-Nya yang murah, membuatmu mati terhadap dosa; dan Dia yang telah pergi ke dalam kemuliaan ganti Anda, dapat menarik jiwa Anda kepada-Nya, menjauh dari yang jahat, dan kepada kesucian.-C.H. Spurgeon

Pertobatan sangat penting bagi hidup Kekristenan. Pertobatan adalah karunia Tuhan yang mengingatkan kita akan kerapuhan kita, akan kuasa Tuhan, ketidakmampuan kita untuk keluar dari dosa, dan kemampuan Tuhan untuk menolong kita mengatasinya. Pertobatan membawa pendosa kepada pengampunan Tuhan, dan sebagai orang percaya, pengampunan terus membuat kita bersyukur dan menghargai pengampunan yang sama.

Memandang Yesus,

Jen

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s