Uncategorized

Minggu 1 – Rabu “Hati yang Dapat Dipercaya”

w1 wed

w1d3.jpg

Tergantung dengan segala kilauan, dengan warna pastel dan gambar, pelangi menarik minat anak perempuan saya yang berumur 8 tahun. Saat itu hampir waktu kembali ke sekolah, dan saya telah berjanji mengajak dia untuk pergi menikmati siang – hanya berdua saja – dan baju baru untuk dipakai di hari pertama sekolah.

T-shirt itu bersinar dari jauh, dan dia hampir-hampir tidak dapat melepaskan matanya. Tentu kita tak dapat menyalahkan dia. Bajunya cocok untuk setiap gadis kecil yang suka melompat saat berjalan dan berputar-putar saat menggosok gigi, karena… siapa yang duduk diam dan menggosok gigi kalau kamu bisa berputar-putar?

Namun saat kami mendekat, kata-kata di depan kaos itu terlihat dan membuat kami berhenti.

Dengan penuh glitter ada tiga kata sederhana: Ikuti kata hatimu.

Tiga kata yang – khususnya jika dipasangkan dengan warna pastel dan pelangi – seringkali disalah artikan sebagai mantra hidup yang meyakinkan dan menginspirasi.

Ikuti kata hatimu, katanya.

Perintah dunia untuk mengikuti kata hatimu diatas segala sesuatu terus diulang-ulang. Hal ini dapat ditemukan mulai dari saran orang-orang paruh baya sambal berbincang minum kopi bersama, di film dan lagu, sampai ke pilihan kata-kata motivasi di kaos untuk anak kelas 2 SD. Kata-kata ini disukai mereka yang tujuan hidupnya adalah menemukan kebebasan dari mengikuti seseorang atau sesuatu kecuali diri mereka. Kata-kata ini dengan berani dikumandangkan oleh mereka yang terhilang, yang ingin sekali dapat mempercayai insting mereka dan mencari ke dalam identitas mereka untuk menemukan keberanian, kearifan, dan stabilitas saat mencari semua jawaban hidup. Sekilas kedengarannya tegas, berani, dan membebaskan.

Tapi tolonglah, jangan dengan buta mengikuti kata hati Anda. Kata hati Anda tidak dapat dipercaya.

Jika saya mengikuti hati saya sampai hari ini, mungkin saya akan dibawa ke tempat ini…

Hati saya akan membohongi saya untuk meninggikan diri diatas orang lain… karena ia sungguh egois.

Hati saya akan menjanjikan hasil yang saya ingini… tapi tidak memberitahukan pada saya harga yang harus dibayar.

Hati saya akan mengejar hasil yang cepat… dan tidak mengambil waktu untuk menciptakan pondasi yang kokoh.

Hati saya akan membutakan saya akan kebenaran… karena ia terlalu terbungkus oleh emosi sesaat.

Hati saya akan tergoda untuk hidup seperti dunia… karena saat saya membiarkannya, ia sangat lemah dan godaan di depan saya.

Seperti Apa Hati Kita

Mengapa? Karena menurut Alkitab, hati kita busuk sampai ke dalam, “licik melebihi segala sesuatu” (Yeremia 17:9). Dari hati keluar pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, amoralitas seksual, pencurian, saksi dusta, dan hujat (Matius 15:19). Dari awal waktu, Tuhan melihat besarnya kejahatan manusia, dan setiap keinginan hatinya hanyalah jahat terus-menerus (Kejadian 6:5).

“Alkitab mengatakan hal-hal yang keras tentang kondisi hati kita. Hal ini bisa sangat menyakitkan untuk dibaca dan diterima, tapi karena ini firman Tuhan, kita harus mempercayainya untuk tahu siapa diri kita dan apa yang kita sungguh perlukan. Pemahaman ini akan menciptakan dalam diri kita rasa takjub dan ucapan syukur bahwa Tuhan yang telah kita lukai melakukan segala hal untuk menyelamatkan kita.” – Jen Thorn

 Hati Yang Dapat Dipercaya

Jika kita tidak dapat mengikuti kata hati kita sendiri, kemana kita berlari? Namanya-Nya adalah Gembala Agung, dan hati-Nya dapat kita percayai.

“Dombaku mengenal suaraku, dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku” (Yohanes 10:27).

Ikuti Firman Tuhan. Anak-anak saya belajar kebenaran ini di sekolah minggu sejak mereka dapat berbicara, “Alkitab adalah Firman Tuhan, dan Firman Tuhan itu benar.” Kita harus berhenti mempercayai kondisi hati kita yang tidak stabil. Mari kita dikenal sebagai perempuan yang berlari ke Firman Tuhan untuk menemukan jawaban semua pertanyaan hidup.“Semua firman Tuhan adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya” (Amsal 30:5).

Ikuti tuntunan Tuhan melalui Roh Kudus. Jika Anda anak Tuhan, Roh Kudus-Nya tinggal dalam Anda! Jangan mengikuti suara dunia ini dan membiarkan mereka menggoncangkan kerinduan hati Anda. Mulai tinggal dalam Firman Tuhan dan belajar mendengar suara-Nya saat Roh Kudusnya dengan lembut menuntun Anda ke dalam pemahaman. “Namun jika Roh kebenaran datang, ia akan menginsyafkan kamu ke dalam semua kebenaran” (Yohanes 16:13).

Ikuti nasihat bijaksana. Tubuh Kristus disusun oleh pemimpin yang memiliki pondasi kuat dalam Firman Tuhan dan talenta untuk menyampaikan kebenaran Tuhan kepada orang lain. Jangan hidup dalam kesendirian, namun mintalah nasihat yang bijaksana (mentor perempuan, orangtua, pendeta, atau konselor Alkitab), yang tidak takut mengatakan kebenaran dari Firman, dan bukan saja mengatakan apa yang ingin Anda dengar.”Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak” (Amsal 12:15).

____________________________

Bersama kami berdiri menatap tiga kata penuh sinar itu, dan sebelum saya dapat membuka mulut saya, anak saya mengatakan apa yang menjadi kebenaran dalam hidup kami. “Mama, hatiku kadang mengatakan hal-hal yang salah, jadi aku harus mengikuti hati Tuhan saja.” Mengangguk mendukungnya, saya membungkuk dan mencium senyumnya yang manis, kemudian bergandeng tangan kami memilih pergi dari semua kilauan itu. Saat kami berjalan dan berbincang bersama, saya berdoa dan meminta Yesus membentuk hati kami seperti hati-Nya.

Yesus berkata kepada orang Yahudi yang mempercayai-Nya, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Yohanes 8:31-32

Mari berjalan dalam kebenaran dan kebebasan minggu ini. Yesus, bentuklah hati kami seperti Engkau…

 

Di kaki-Nya,

Whitney signature

 

 

 

*Mari berbincang: Dimana Anda melihat hati Anda berbaik dari Tuhan dan jalan-jalan-Nya? Dalam situasi tersebut, kebenaran firman Tuhan apa yang dapat Anda pegang minggu ini?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s