Uncategorized

Minggu 7 – Jumat “Kita Adalah Umat Tuhan”

banner w7 fri

w7d5

Kita semua memiliki masa lalu dan kisah-kisah ini telah membentuk siapa kita hari ini. Dan meskipun semua kisah itu berbeda-beda, kesamaannya adalah cerita kita menunjukkan kepercayaan yang kita punya tentang diri kita hari ini. Kita menentukan apakah kita akan sukses atau gagal. Kepercayaan kita akan diri kita menentukan perilaku kita, jadi kita harus menolak untuk membiarkan kebohongan masa lalu, rasa sakit dan luka untuk menentukan bagaimana kita berjalan hari ini.

Ketika kita menerima penghargaan dari seorang tokoh berpengaruh, ada sesuatu yang membuncah dalam diri yang membawa kepuasan, damai, dan sukacita. Kabar baiknya, sahabat…. Tuhan adalah tokoh berpengaruh yang mengetahui SIAPA kita. Bukan orang lain. Dia adalah pencipta kita, yang kita harus dengarkan dan ijinkan untuk membentuk hati dan pikiran kita.

Dalam 1 Petrus 2, Petrus membagikan apa yang Tuhan katakan tentang kita. “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan” (1 Petrus 2:9-10).

Dalam ayat ini, Dia memberitahukan kita siapa kita di dalam-Nya…

1.  “Bangsa yang terpilih” – Anda dipilih dan diterima.

Kita digerakkan oleh penerimaan karena kita suka rasanya diterima. Ketika kita diterima, harga diri kita meningkat! Tetapi, kita tidak selalu diterima… rasa tidak aman, ketidakmampuan, dan karakter bisa menghalangi kita diterima. Namun, Tuhan menerima Anda dan saya sebagaimana kita ada. Tidak ada syarat, Dia hanya MENGASIHI Anda dan menerima Anda apa adanya. Mengapa? Dia menciptakan Anda. Anda milik-Nya. Anda dipilih.
2. “Imamat yang rajani” – Anda mampu.
Kita memiliki akses langsung pada Tuhan. Selalu. Betapa mulianya! Kita tidak perlu datang melalui orang lain untuk sampai pada-Nya. Kita adalah milik-Nya. Dan sebagai pengikut Yesus, Dia telah mempercayakan kita untuk menjadi tangan dan kaki-Nya dan melayani mereka yang membutuhkan. Anda mampu karena Anda adalah milik-Nya! “Saya tidak akan pernah ingin menjangkau orang-orang suatu hari dengan tangan yang halus dan tidak kapalan – tangan yang tidak pernah kotor dengan melayani – dan menjabat tangan Yesus yang berlubang paku.”

3. “Umat kepunyaan Allah” – Anda dihargai.

Alkitab mengatakan, “Kamu telah dibeli dan harganya lunas dibayar, jadi kamu adalah milik-Nya” (1 Korintus 7:23).

Yesus membayar harga mahal bagi Anda karena Dia sangat mengasihi Anda. Ya, ANDA! Harga yang dia bayar tidak dilakukan dengan sia-sia. Harganya adalah hidup-Nya. Salib membuktikan nilai Anda! Jadi saat Anda biarkan harga diri Anda ditentukan oleh hal-hal dunia ini, Anda mendevaluasi harga hidup Anda dan kasih sang Juruselamat bagi ANda. Dia datang untuk membebeaskan Anda karena Anda milik-Nya yang paling berharga.

4. “Namun sekarang Anda adalah umat Tuhan” – Anda diampuni.

Tidak ada hal lain yang meneguhkan nilai dan harga diri Anda selain mengetahui bahwa Anda diampuni! Ketika kita datang pada Tuhan dengan dosa-dosa kita, Dia menghapuskannya. Dosa kita dilupakan dan tidak diingat-ingat kembali seperti apa yang suka kita lakukan dengan pikiran kita. Tidak! Tuhan memperlakukannya seperti dosa itu tidak lagi ada. SUNGGUH SEBUAH KEBEBASAN!

Tuhan tergerak hati-Nya saat kita datang pada-Nya meminta lembaran baru. Dia dengan cepat mengampuni karena Dia mengasihi kita! Meskipun ini kedengaran sederhana dan tidak dapat dipahami sebagian orang, inilah kebenaran. Firman-Nya berkata jika kita mengakui dosa kita, Dia akan mengampuni kita. Sahabat, ini adalah belas kasihan Tuhan yang penuh kemenangan!

Kita diterima, dihargai, dikasihi dan diampuni karena apa yang Tuhan telah lakukan. Jadi bagaimana sekarang? Dia meminta kita pergi ke seluruh bangsa dan memberitakan kebaikan dan belas kasihannya. Menjadi terang dalam kegelapan. Jadi pergilah “memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang memanggil Anda keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” 1 Petrus 2:9.

Kasih dan Terang,

Vanessa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s