Uncategorized

Minggu 6 – Senin “Daud seorang Pendosa”

banner w6 mon

w6d1

Setelah lewat waktu berkabung, maka Daud menyuruh membawa perempuan itu ke rumahnya. Perempuan itu menjadi isterinya dan melahirkan seorang anak laki-laki  baginya. Tetapi hal yang telah dilakukan Daud itu adalah jahat di mata Tuhan. – 2 Samuel 11:27

Akan mudah untuk membaca tentang Daud sang Pendosa minggu ini – cerita Daud dan Batsyeba yang dipenuhi dengan drama, penipuan, kehancuran, dan keraguan – dan meresponi dengan polos, “Bukan saya.”

Tuhan, saya tidak pernah melakukan perzinahan.

Tuhan, saya tidak pernah mengandung bayi yang bukan dari benih suami saya.

Tuhan, saya tidak pernah melakukan hal untuk memastikan kematian orang lain.

Tuhan, saya tidak pernah….

Bukan… bukan saya.

Kita semua ulung dalam melakukan hal ini, Anda dan saya. Kita menelusuri kehidupan orang-orang di media social, terlibat dalam percakapan di halaman rumah kita, dan ya – dengan suara pelan bahkan berbagi di lingkaran gereja kita – dan kita dengan cepat menyebutkan dosa orang lain (jika tidak dengan keras, maka seringnya di pikiran kita).

Tapi berbicara tentang dosa kita? Kita lebih memilih menyebut diri sendiri sebagai Teman yang Setia. Prajurit Iman yang Berani. Perempuan yang Berkenan di Hati Tuhan.

Kita menutupi hati kita, berdoa bahwa dengan cukup mengalihkan dan menyembunyikan, tidak akan ada yang melihat.

Kita membandingkan dosa kita, menunjuk debu kecil di mata orang lain dan bukannya melihat balok kayu di mata kita sendiri.

Kita melakukan perbuatan baik untuk “membayar” dosa kita; bekerja lebih keras dan melakukan lebih banyak dengan harapan mendapatkan perkenanan Tuhan dan orang lain.

Namun seperti Natan berkata kepada Daud, “Engkau adalah orang itu!” (2 Samuel 12:7), demikianlah masing-masing kita dapat disebut demikian.

Kita semua adalah pendosa.

Meskipun kita sangat ingin menghindar dari dosa kita, dosa kita ada tepat di hadapan kita. NTidak ada usaha menutupi, membandingkan, dan berkontribusi apapun yang akan memecahkan masalah dosa kita. Namun kita dapat belajar dari Daud. Bukan berdalih atau terus berlari dari dosanya, Daud mengambil langkah pertama menuju pertobatan sejati: dia mengakui dia seorang pendosa. Daud mendengarkan perkataan keras Natan dalam 2 Samuel 12 tkemudian berkata, “Aku telah berdosa kepada Tuhan.” – 2 Samuel 12:13

“Pertobatan memerlukan kejujuran. Tidak ada seorangpun datang kepada Tuhan dengan pertobatan sejati dalam hati mereka kecuali mereka pertama-tama mengakui kebutuhan mereka akan pengampunan dan pendamaian dengan Dia. Hanya mereka yang berhenti menutupi dosa mereka dengan pembenaran diri dan penipuan akan mengalami perubahan dalam dan kekal, yang hanya datang dari pertobatan.” – Joel Lindsey

Saat kita mempelajari Daud sang Pendosa minggu ini, bertekadlah untuk jujur di hadapan Tuhan tentang dosa dalam hidup kita. Proses ini tidak akan mudah. Bahkan kemungkinan proses ini akan menyakitkan. Namun bertahanlah bersama kami, karena cerita Daud tidak berakhir dengan dosanya, dan cerita kita juga tidak harus berakhir demikian. Dalam keputusasaan dan kehancuran kita, hidup Daud bertemu dengan kita dimana kita ada sekarang ini dan menunjukkan pada kita seuatu yang lebih baik: Nama-Nya adalah Yesus Harapan para Pendosa, dan hadiah-Nya adalah pertobatan bagi semua yang percaya.

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku, lihatlah apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal. – Mazmur 139:23-24 (TB)

Hari ini, maukah Anda mengambil langkah pertama ini dengan saya di halaman komentar?

Nama saya Whitney, and saya seorang pendosa.

Di kaki-Nya,

Whitney signature

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s