Uncategorized

Minggu 5 – Jumat “Sahabat Intim”

banner 5 fri.jpg

w5d5

 

Saya terpaku oleh gambaran bahwa Tuhan mengenal saya bukan saja sebagai pengikut-Nya, tapi sebagai sahabat dekat.

 

Dia tahu saat saya lelah atau hilang dalam pikiran rumit. Dia tahu saat saya tertawa sangat lama dan keras hingga hampir-hampir berhenti bernafas. Dia tahu saat saya membaca ayat yang menembus jiwa saya dan membuat saya mengangkat tangan. Dia tahu saat saya lelah dengan hidup, didorong sampai tersudut dan saya ingin berlari menjauh. Dia tahu saat pujian membumbung dalam hati saya sehingga dengan diam saya menjejakkan kaki penuh pujian. Dia mengenal saya.

Menemukan persahabatan di dunia yang setia yang tahu semua hal-hal kecil tentang Anda dan masih mengasihi Anda adalah harta yang langka. Minggu ini Daud dan Yonatan memberikan kita contoh seperti apa seharusnya persahabatan dalam yang dipenuhi kasih karunia.

Persahabatan yang sehat mungkin adalah hal tersulit yang kita jalani. Dan tidak ada bagian yang lebih penting dibanding mengabadikan kedalaman kasih persahabatan. Tidak ada hal yang lebih menantang untuk memberkati atau membelah bumi seperti ujian di tanah persahabatan.  Tanpa persahabatan dengan Roh Kudus dan Firman Tuhan yang terus bertumvuh, hidup, dan aktif dalam hidup kita, kita akan mudah merasa tidak berdaya menghadapi masa lalu yang penuh luka, rasa sakit hati, atau ketakutan akan penolakan di masa mendatang yang dapat menyebabkan kita menarik diri dari mengenal atau dikenal oleh orang lain.

Ephesians 4:32 menandai peta jalan yang indah untuk persahabatan.

“Ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. “

Ramah.

Penuh kasih mesra

Saling mengampuni.

Mudah sekali dengan cepat mengetik ketiga hal itu, namun jauh lebih sulit untuk menghidupinya. Bagian akhir dari ayat tadi adalah kuncinya: “…seperti Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Yesus, seperti sahabat yang baik dan setia, telah mendahului kita dan membuka jalan. Semua terjadi melalui Dia.

Yesus sangatlah berbelas kasih kepada setiap detil yang membuat bunga persahabatan terasa lebih harum. Dia tahu kasih karunia apa yang Anda perlukan untuk menjada ikatan persahabatan tetap segar. Anda tahu bagaimana menyelamatkan Anda dan kemudian menjalin hidup Anda bergandeng lengan dengan orang lain. Dia tahu bagaimana memulihkan persahabatan yang terhilang. Dia mengenal Anda dan tidak melupakan perjanjian persahabatan yang Anda perlukan.

Daud tahu makna persahabatan yang menyerah kepada hati Tuhan diatas segala sesuatu, dan hal tersebut membantu persahabatannya dengan Yonatan yang berakar dalam.

“Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. Mataku tetap terarah kepada Tuhan,” {Mazmur 25:14-15a}

Yesus menyentuh pribadi, penuh perhatian, dan dapat dipercaya. Perjanjiannya mengikat semua yang lain. Ijinkan buah persahabatan yang benar dengan Yesus membawa Anda kepada kedalaman persahabatan dengan orang lain yang penuh kemenangan.

Mari Berbincang: Di bagian mana Tuhan meminta Anda menyerah kepada hati-nya tentang persahabatan yang Anda bangun? Bagaimana kebaikan, kelembutan, dan pengampunan Tuhan memberi Anda petunjuk jalan untuk persahabatan yang sehat?

Kasih yang Besar,

Cari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s