Uncategorized

Minggu 3- Rabu “Kerajaan-ku Bukan dari Dunia Ini…”

banner 2 wed.jpg

w2d3

Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini…

Minggu lalu kita belajar dari hidup Daud bahwa hati seseorang lebih penting dari penampilannya (1 Samuel 16:7). Tuhan menggunakan Daud untuk membangun jalan bagi Yesus, dan kerajaan Yesus tidak seperti apa yang setiap orang kira.

Setiap orang, kecuali Tuhan.

Hari ini kita melihat bahwa Yesus datang untuk menciptakan kerajaan spiritual, meskipun mereka disekitar-Nya menginginkan kerajaan fisik.

Orang Yahudi ingin Mesias yang telah lama mereka nantikan datang ke dunia dan mengguncangkan berbagai hal. Mereka ingin Ia datang dan menyelamatkan umat-Nya, tapi dengan cara dan kekuatan yang mereka bayangkan. Mereka ingin keselamatan – bukan karena rasa hancur, dosa, dan penyesalan mereka – namun karena musuh jasmani mereka dan penindasan yang mereka alami. Di pusat semuanya itu, mereka ingin balas dendam: atas bagaimana mereka diperlakukan, dan karena orang-orang yang menyakiti mereka. Mereka ingin penindas Romawi membayar, baik dalam arti sesungguhnya maupun kiasan.

Saya melihat hati dan hidup saya, dan menemukan saya tidak berbeda dari mereka. Saya tidak ingin solusi spiritual dari masalah jasmani saya. Namun jalan Yesus bukanlah jalan kita, jadi mengapa kita berpikir kerajaan-Nya akan seperti apa yang kita bayangkan?

Kerajaan Yesus adalah kerajaan rohani.

Kerajaan ini tidak memiliki garis batas tapi berada dalam hati mereka yang mengasihi-Nya. Laki-laki, perempuan, muda, tua. Dia tidak mendiskriminasi. Orang America, Mexico, Hungaria, Yahudi, dan Samaria… garis politik terhapuskan dan tembok runtuh saat kita belajar untuk  hidup bagi-Nya dan kerajaan-Nya, dan bukan hidup untuk diri sendiri. Kita belajar mengulurkan tangan dan memberikan belas kasihan saat percakapan dan persahabatan baru dilahirkan.

Senjatanya adalah senjata rohani: doa, pengampunan, kebenaran, dan kasih.

Senjata ini lebih kuat dari apa yang dapat dipakai militer. Senjata-senjata ini dapat mengubah jalan hidup keluarga dan bangsa kita – hidup kita- jika kita memilih menggunakannya.

Senjata ini siap untuk kita pakai dan tidak seperti apa yang dunia telah lihat. Namun kita memiliki pilihan. Akankah kita menyadari pertempuran yang kita hadapi tidak dapat dikalahkan menggunakan senjata fisik dan haruslah menggunakan senjata yang Yesus dengan sangat murah berikan kepada kita? Jangan tertipu. Meskipun pertempuran kita nampaknya seperti bangsa melawan bangsa, keluarga melawan keluarga, tetangga melawan tetangga… kita harus memilih untuk membuka mata kita dan melihat lebih seksama. Pertempuran yang kita hadapi bersifat rohani dan kita harus melawan dengan senjata rohani yang diberikan Yesus pada kita.

Kita harus memilih untuk melawan dengan kuasa doa, bukan dengan perkataan yang meruntuhkan satu sama lain.

Kita harus memilih untuk melawan dengan kebenaran Tuhan, bukan dengan opini kita.

Kita harus memilih untuk melawan dengan memilih kasih bukan kebencian, pengampunan bukan dendam, dan kesatuan bukan  perepcahan.

Kita tidak boleh lupa bahwa kerajaan Yesus memiliki musuh: dosa dan Iblis.

Sebagai perempuan yang diberi kuasa oleh Firman Tuhan, kita harus terus diingatkan bahwa kerajaan Yesus bukan dari dunia ini… dan kerajaan kita harus juga bukan dari dunia ini. Kerajaan Yesus berada di hati kami (Lukas 17:21).

Mari Berbincang: Mengetahui kebenaran ini, bagaimana Anda dapat membawa Kerajaan Yesus ke dalam dunia?

Cinta Tuhan Sesungguhnya!

Angela

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s