Uncategorized

Pendalaman Daud Minggu 1- Ketika Anda Bukan Pilihan Pertama

Week 1- When You’re Not The First Choice

reading plan w1.jpg

w1d1.jpg

Ohhh sahabat,

Saya sangat senang Anda bergabung dengan kami untuk pendalaman Alkitab musim panas tentang Daud. Saya telah berdoa untuk Anda sejak pertama kami memulai mengerjakan pendalaman Daud dan saya sangat bersemangat untuk akhirnya memulainya dengan ANDA!

Bagi Anda yang baru mengenal Cinta Tuhan Sesungguhnya, pastikan Anda berlangganan blog kami sehingga Anda tidak ketinggalan posting blog di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Jika Anda belum melakukannya, kami mendorong Anda untuk membeli atau mengunduh jurnal pendalaman Daud! Jurnal kami adalah sumber materi yang HEBAT untuk membantu Anda menggali lebih dalam Firman Tuhan, dan tetap konsisten dan teratur. Kami menggunakan cara yang sederhana, tapi efektif, untuk menggali Firman Tuhan. Metode ini disebut SOAP dan Anda bisa membacanya here.

Di setiap sesi, kami suka mendengar tentang para perempuan yang menjangkau sekelompok teman untuk belajar bersama! Jika Anda tidak memiliki kelompok untuk bergabung, silakan menggunakan Facebook, Instagram, or posting blog kami sebagai cara Anda untuk “check in” and berbagi dengan perempuan lain apa yang Anda pelajari. Anda tidak akan pernah tahu siapa yang Anda semangati ketika Anda berbagi tentang apa yang Anda pelajari!

———————————————————————————-

HARI INI kita mulai Minggu 1 dari pendalaman Daud. Mari lakukan…. bersama!

Daud mengerti bagaimana dilewati.

 

Dari bacaan kita di 1 Samuel 16:1-12, kita melihat bahwa ayah Daud tidak berpikir banyak tentangnya karena dia bahkan tidak melibatkan Daud dalam barisan anak-anaknya ketika ia menghadapkan mereka kepada Nabi Samuel. Bagaimana perasaan Anda jika seseorang yang sangat penting datang ke rumah Anda dan ayah Anda bahkan tidak mengundang Anda untuk bergabung dengan seluruh keluarga dalam pertemuan?

Ya, David mengerti sakitnya dilewati.

Dilewati karena dia tidak masuk kualifikasi -pikir ayahnya- karena dia bukan anak tertua, tapi termuda.

Dilewati karena dia kelihatan kurang pantas. Ada orang-orang lain yang kelihatan lebih pantas untuk pekerjaan yang dimaksud. Bahkan nabi Samuel disesatkan karena penampilan semua anak laki-laki tersebut dan beranggapan yang dipilih Tuhan akan memiliki penampilan tertentu.

Hari itu Tuhan mengajar Isai dan Samuel, dan kita juga, pelajaran yang teramat penting. Kita membacanya di 1 Samuel 16:7

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

 

 

 

 

Maukah Anda menuliskan hal ini di secarik kertas dan menempelkannya di cermin Anda untuk dibaca setiap pagi?

“Manusia memandang penampilan luar, tapi Tuhan melihat hati.”

Dari sudut pandang dunia, berada di padang menjaga domba yang bau adalah tempat terakhir yang seorang ingin berada untuk bekerja. Aaah… tapi padang dan domba. Mereka memiliki tujuan Ilahi. Tuhan menggunakan yang hina, terendah dari yang rendah, yang tidak diperhatikan dan dihargai untuk membentuk Raja masa depan.

Daud belajar ketrampilan berharga dari menjaga domba yang tidak berdaya.

“…dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri. Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya.” – Mazmur 78:71-72

Tuhan memiliki tujuan yang lebih besar dan penuh kasih untuk Daud di padang itu. Dia sedang mendandani raja yang akan dating – seorang ayang akan tahu bagaimana menjadi prajurit hebat dan pelindung domba yang kecil dan polos dari mereka yang ingin memangsa. Tuhan juga membentuk dalam Daud hati yang lembut.

Dari ayat-ayat kita hari ini saya melihat dua hal yang dengan penuh kasih Tuhan ajarkan pada kita:

  1. Kita tidak mencari persetujuan dari manusia tapi dari Tuhan. Hanya karena orang lain yang memiliki otoritas atau bahkan keluarga kita tidak melihat kita berharga…. Tuhan melihat kita berharga. Dia mengenal hati kita, Dia melihat apa yang penting, dan itulah yang terpenting.
  2. Jangan mmemandang rendah awal yang sederhana. Banyak kesaksian besar akan Tuhan datang dari orang-orang yang memiliki latar belakang demikian.

Sahabat yang baik, Anda – seperti saya- mungkin tidak akan selalu menjadi pilihan pertama, tapi kiranya Anda termotivasi hari ini. Tidaklah penting harga yang orang lain taruh dalam diri kita. Yesus berpikir bahwa kita layak bagi Dia untuk mati, dan dengan penuh kasih dia menuju kayu salib ganti kita.

Anda diingini.

Anda dihargai.

Anda dicintai.

Sambutlah padang yang Tuhan sediakan bagi Anda saat ini. Belajar sebanyak mungkin di tempat dimana Ia menaruh Anda. Anda akan tahu bagaimana Tuhan menggunakan ketrampilan yang Anda pelajari sekarang untuk tujuan abadi yang luar biasa!!

Mari Berbincang: Bagikan dengan kami hari pada bagian komentar dari mana Anda berasal dan satu hal yang Anda sukai dari aplikasi/app kami yang baru!!!

Cinta Tuhan Sesungguhnya!

Angela

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s